1. Tinggi Nabi Adam 27,432 Meter
Nabi Adam as. memiliki badan
yang tinggi menjulang. Sebagaimana Nabi saw bersabda, "Allah menciptakan
Adam dengan tinggi enam puluh hasta." (HR. Bukhari). Hadist ini juga
ditemukan dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Ahmad, namun dalam sanadnya
yang berbeda. Jika dihitung-hitung, satu hasta kira-kira 18 inci,
sedangkan 1 inci sama dengan 2,54 cm. Maka, satu hasta sama dengan 45,72
cm. Bila dikali enam puluh hasta, maka tinggi badan Nabi Adam sekitar
27,432 meter!
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
▼
2015
(49)
-
▼
Maret
(46)
- Manfaat Gerakan Sholat Bagi Kesehatan
- Inilah Alasan Mengapa Pria Dilarang Memakai Emas
- Alasan Ilmiah Larangan Minum Sambil Berdiri
- 10 Pintu Setan Dalam Menyesatkan Manusia
- Persahabatan Manusia Dan Setan
- Subhanallah, Begitu Banyak Keutamaan Berdzikir Laa...
- Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
- Makan Sehat Ala Rosululloh
- Banyak Penyakit Sembuh Karena Berpuasa
- Islam Mengajarkan Menyayangi Hewan
- Kisah Wanita Pezina yang Memberi Minum pada Anjing
- Fakta Tentang Adzan
- Fakta Ilmiah Dibalik Rahasia Sunnah Nabi
- 11 Kumpulan Info Unik Seputar Islam
- Alasan Mengapa Ada Saku Kecil Pada Celana Jeans
- Asal Usul Kartu Kuning Dan Kartu Merah
- Menguak Misteri Tokoh Dibalik Penemuan Sandal Jepit
- 7 Keajaiban Dunia vs 7 Keajaiban Indonesia 7...
- Sejarah Awal Kipas Angin
- Sejarah dan Fakta Unik Patung Liberty
- Asal Muasal Rokok
- Asal Usul dan Sejarah Gang Dolly
- Sejarah Kalkulator
- Sejarah dan Asal Usul Nama Benua di Dunia 1....
- 7 Pulau Paling Misterius dan Aneh di Dunia
- Biografi Laszlo Biro (Penemu Pulpen)
- Biografi Bill Gates (Pendiri Microsoft Corp.)
- Biografi Conrad Hilton (Pemilik Jaringan Hotel Hil...
- Biografi Gustave Eiffel (Perancang Menara Eiffel)
- Biografi Larry Page (Pendiri Google Inc.)
- Biografi George Soros (Pria Yang Menghancurkan Pound)
- Biografi Ken Kutaragi (Pembuat Playstation)
- Biografi Raymond Kroc (Pendiri McDonald's)
- Biografi Mike Lazaridis (Penemu dan Pembuat Blackb...
- Biografi Lee Byung-chull (Pendiri Samsung)
- Biogfari Leonard Kleinrock (Penemu Internet / Bapa...
- Biografi Masashi Kishimoto (Pembuat Komik Naruto)
- Artikel Menarik dan Bermanfaat
- Biografi Mark Zuckerberg (Pendiri Facebook)
- Artikel Menarik dan Bermanfaat
- Makanan yang Membuat Kita Cepat Tua
- Rumah dengan Langit-langit Tinggi Buat Penghuninya...
- Empat Aspek Kesehatan Manusia
- Artikel Olahraga Pencat Silat
- Artikel Olahraga Futsal
- Kamis, 06 Maret 2014 Artikel Olahraga Sepak Bol...
-
▼
Maret
(46)
Makan Sehat Ala Rosululloh
Makan Sehat Ala Rosululloh
Rupanya tanpa
kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh
sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara
lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan
dan lain-lain penyakit.
Rasullulah tak
pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya
sehari-hari. Ternyata Beliau mempunyai beberapa pola makan, yang
dianggap berimbas kepada kesehatan Beliau. Pola makan Rasulullah ini
dikenal dengan diet ala Rasullullah. Apabila menerapkan pola makan
seperti ini, Insya Allah anda takkan menderita sakit perut ataupun
keracunan makanan.
Ustaz
Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut
sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Berikut
Adalah kebiasaan beliau yang tak pernah dilewatkan:
1. Tidak makan SUSU bersama DAGING
2. Tidak makan DAGING bersama IKAN
3. Tidak makan IKAN bersama SUSU
4. Tidak makan AYAM bersama SUSU
5. Tidak makan IKAN bersama TELUR
6. Tidak makan IKAN bersama DAUN SALAD
7. Tidak makan SUSU bersama CUKA
8. Tidak makan BUAH bersama SUSU
9. Jangan Makan buah-buahan setelah makan Nasi, SEBALIKNYA Makanlah buah-buahan terlebih dahulu, kemudian makan Nasi.
10. Tidak Tidur setelah Makan, Lakukan aktifitas terlebih dahulu agar makanan bisa dicerna sebelum tidur.
11. Tidak makan malam setelah shalat Isya, karena akan mengakibatkan
kolesterol bertambah, Pada saat malam Rasul terkadang makan Sayuran.
12. Tidak makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.
Nabi pernah
mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat
penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging
ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam
makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi
biokimia yang akan dapat merusak usus kita.
Bagi anda yang
bermasalah dengan badan gemuk, Lakukan MANDI PAGI SEBELUM SUBUH atau
sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap
ke dalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita bisa lihat orang
yang mandi pagi kebanyakan badannya tidak gemuk.
Maha Besar Allah Yang Telah Mengutus Rasulnya Dengan Membawa Kebenaran.
Sebagaimana
Rasulullah SAW mencontohkan cara makan, beliau juga memberikan teladan
tentang cara minum. Cara Rasulullah SAW minum adalah sebagai berikut:
- Berniat minum karena ibadah kepada Allah Subhana Wa Ta'ala;
- Memulai minum dengan basmalah: Bismillah;
- Minumlah dengan tangan kanan;
- Tidak bernafas dan meniup air minum di dalam wadah;
- Beliau bernafas 3 kali ketika minum. Hembusan nafasnya di luar gelas;
- Tidak minum langsung dari teko/ceret;
- Dianjurkan lebih minum dalam keadaan duduk (walaupun dalam keadaan berdiri juga diperbolehkan);
- Menutup tempat minuman pada malam hari;
- Bersyukurlah dengan minuman yang ada dan tidak boleh mencelanya;
- Ucapkan hamdalah, Alhamdulillah, setelah minum.
Banyak Penyakit Sembuh Karena Berpuasa
Banyak Penyakit Sembuh Karena Berpuasa
Berpuasa disebut sebagai “penyembuh ajaib” karena banyak kondisi fisik yang dipulihkan melalui tindakan menahan haus dan lapar.
Beberapa penyakit yang diklaim sembuh karena berpuasa adalah alergi,
arthritis, gangguan pencernaan, berbagai gangguan fisik, kondisi kulit,
penyakit jantung, dan asma.
Seperti dikutip dari allaboutfasting.com, berikut manfaat fisik dari berpuasa:
1. Berpuasa membebaskan energi supaya penyembuhan bisa dimulai
Berpuasa adalah sebuah penangkal ajaib untuk kita yang biasa suka
menyenangkan diri sendiri secara berlebihan. Tidak ada yang salah dengan
menikmati makanan, tapi makan berlebihan setiap hari bisa membebani
tubuh. Saat pencernaan kita menangani lebih banyak dari yang seharusnya
dicernanya, maka ia akan mengalami penderitaan.
Bayangkan jika Anda harus menangani begitu banyak pekerjaan-lebih dari
yang bisa Anda tangani. Tapi bila Anda diharuskan untuk melakukan,
mungkin Anda akan melakukan hal-hal yang paling penting dan menunda
mengerjakan yang lain. Begitupun dengan tubuh kita. Bila mereka terlalu
dibebani dengan terlalu banyak makanan untuk dicerna, mereka akan
menunda tugas mencerna itu. Diperkirakan bahwa 65 persen energi tubuh
difokuskan ke organ-organ pencernaan setelah kita makan terlalu banyak
makanan.
Dengan berpuasa, kita mengistirahatkan tubuh kita sehingga energi kita
bisa dipakai untuk penyembuhan. Tubuh akan melakukan proses
detoksifikasi dan memperbaiki sel-sel, jaringan-jaringan dan
organ-organ, menghilangkan racun-racun.
2. Turunnya berat badan
Turunnya berat badan, untuk kebanyakan dari kita, merupakan manfaat
terbesar dari berpuasa. Karena perbedaan dalam metabolisme dan zat-zat
kimia dalam tubuh dan pola mental, turunnya berat badan untuk setiap
orang akan berbeda saat mereka berpuasa.
Berpuasa untuk menurunkan berat badan bisa menciptakan banyak keuntungan
untuk memahami cara Anda mengelola kebiasaan makan Anda dan merubah
kebiasaan dan gaya hidup Anda.
Berpuasa yang diawasi oleh tenaga profesional mungkin merupakan solusi
terbaik untuk orang yang mengalami obesitas. Tindakan menahan lapar dan
haus ini menawarkan dukungan medis dan fisik dan mengawal kita untuk
memiliki kebiasaan makan yang lebih sehat.
Di bulan Ramadhan ini, cobalah untuk membuat menu makanan sehat dalam
menu sahur dan buka puasa Anda. Tentu dengan melakukan hal ini selama
sebulan, akan lebih mudah untuk meneruskan kebiasaan baik itu setelah
bulan Ramadhan selesai.
3. Berpuasa bisa memberikan Anda lebih banyak energi
Saat tubuh mulai melakukan proses detoksifikasi saat kita berpuasa, kita
akan merasa lebih ringan, lebih energetik, lebih antusias, dan
membutuhkan lebih sedikit tidur.
Islam Mengajarkan Menyayangi Hewan
Islam Mengajarkan Menyayangi Hewan
Islam mengajarkan menyayangi hewan.
Janganlah hewan itu disiksa atau diberi muatan yang berlebihan. Ada hewan yang
memang kuat dan bisa diberi muatan, ada hewan yang tidak seperti itu. Maka
sayangilah hewan dan jangan menyiksanya.
Dari Sahl bin ‘Amr (ada juga yang
memanggilnya: Sahl bin Ar Rabi’ bin ‘Amr Al Anshari yang dikenal denagn Ibnu Al
Hanzholiyah dan dia termasuk orang yang ikut Baitur Ridhwan), ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seekor unta yang punggungnya menempel
dengan perutnya (artinya: kelihatan begitu kurus karena tidak terurus). Beliau
bersabda,
اتَّقُوا اللَّهَ فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ الْمُعْجَمَةِ فَارْكَبُوهَا
صَالِحَةً وَكُلُوهَا صَالِحَةً
“Bertakwalah
kalian kepada Allah pada binatang-binatang ternak yang tak bisa berbicara ini.
Tunggangilah ia dengan baik-baik, makanlah pula dengan cara yang baik.” (HR. Abu Daud no. 2548. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan
bahwa sanad hadits ini hasan. Imam Nawawi mengatakan dalam Riyadhus Sholihin
bahwa hadits ini shahih).
‘Abdullah bin Ja’far berkata,
أَرْدَفَنِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- خَلْفَهُ ذَاتَ يَوْمٍ فَأَسَرَّ
إِلَىَّ حَدِيثًا لاَ أُحَدِّثُ بِهِ أَحَدًا مِنَ النَّاسِ وَكَانَ أَحَبُّ مَا
اسْتَتَرَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِحَاجَتِهِ هَدَفًا أَوْ
حَائِشَ نَخْلٍ. قَالَ : فَدَخَلَ حَائِطًا لِرَجُلٍ مِنَ الأَنْصَارِ فَإِذَا
جَمَلٌ فَلَمَّا رَأَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- حَنَّ وَذَرَفَتْ
عَيْنَاهُ فَأَتَاهُ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَمَسَحَ ذِفْرَاهُ فَسَكَتَ
فَقَالَ : « مَنْ رَبُّ هَذَا الْجَمَلِ لِمَنْ هَذَا الْجَمَلُ ». فَجَاءَ فَتًى
مِنَ الأَنْصَارِ فَقَالَ : لِى يَا رَسُولَ اللَّهِ. فَقَالَ : « أَفَلاَ
تَتَّقِى اللَّهَ فِى هَذِهِ الْبَهِيمَةِ الَّتِى مَلَّكَكَ اللَّهُ إِيَّاهَا
فَإِنَّهُ شَكَى إِلَىَّ أَنَّكَ تُجِيعُهُ وَتُدْئِبُهُ »
“Pada
suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memboncengkanku di
belakang beliau. Beliau bercerita kepadaku secara rahasia satu pembicaraan yang
tidak akan kuceritakan kepada seorang pun juga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam adalah orang yang paling menyukai menutupi dirinya ketika buang air
dengan sesuatu yang tinggi atau dengan kumpulan pohon kurma.
Al Barqoni menambahkan di dalam hadits
tersebut dengan sanad Muslim bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
memasuki pagar kebun milik seorang Anshar. Ternyata di sana terdapat seekor
unta. Ketika unta itu melihat beliau, unta tersebut merintih dan kedua matanya
berlinang.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
mendatanginya, lalu beliau mengusap puncak punggungnya, yaitu punuknya dan
tengkuknya. Setelah itu unta itu pun diam (tenang). Kemudian beliau berkata, “Siapakah
pemilik unta ini? Milik siapa unta ini?” Lalu datanglah seorang pemuda Anshar,
kemudian berkata, “Unta ini milikku, wahai Rasulullah.” Lantas Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah engkau tidak bertakwa pada Allah terhadap
binatang ini yang telah Allah jadikan sebagai milikmu? Unta ini mengaku
kepadaku bahwa engkau membiarkannya lapar dan membuatnya kelelahan.” (HR. Muslim no. 342, Abu Daud no. 2549, Ahmad 1: 204,
lafazhnya adalah lafazh Abu Daud).
Dari Anas bin Malik, ia berkata,
كُنَّا إِذَا نَزَلْنَا مَنْزِلاً لاَ نُسَبِّحُ حَتَّى نَحُلَّ الرِّحَالَ
“Kami
pernah ketika singgah di suatu tempat, kami tidak bertasbih -yaitu tidak
melaksanakan shalat sunnah terlebih dulu- sehingga kami menurunkan beban-beban
dari punggung binatang tunggangan.”
(HR. Abu Daud no. 2551 dan Ahmad 3: 29. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa
sanad hadits ini shahih). Imam Nawawi menjelaskan hadits ini dalam Riyadhus
Sholihin bahwa meskipun para sahabat begitu semangat untuk melaksanakan shalat
sunnah, mereka tetap mendahulukan barang dari punggung hewan tunggangan dan
mengistirahatkan hewan tersebut.
Imam Nawawi membawakan tiga
hadits di atas dalam Riyadhus Sholihin pada judul Bab “Bersikap lemah lembut
kepada binatang tunggangan, memperhatikan keperluannya dan perintah kepada
orang yang tidak memperhatikan hak binatang untuk memberikan haknya, serta
bolehnya membonceng di atas binatang tunggangan apabila binatang tersebut
kuat.”
Hadits-hadits di atas intinya menunjukkan
perintah untuk berbuat baik kepada hewan dan jangan memberinya muatan yang
berlebihan. Ini tanda bahwa Islam mengajarkan menyayangi hewan.
Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin berkata, “Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk berbuat baik pada hewan
ternak. Hendaklah manusia memperlakukan hewan ternak dengan cara yang baik.
Jangan bebani hewan tersebut pada sesuatu yang ia tidak mampu. Jangan pula
mengurangi makan dan minumnya.” (Syarh Riyadhus Sholihin, 4: 593-594).
Kisah Wanita Pezina yang Memberi Minum pada Anjing
Kisah Wanita Pezina yang Memberi Minum pada Anjing
Ada hadits yang membicarakan tentang
keutamaan memberikan minum pada hewan. Ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan
untuk berbuat baik pada setiap makhluk termasuk pula
hewan. Di antara hadits yang diangkat adalah membicarakan wanita pezina yang
memberi minum pada anjing dan akhirnya ia mendapatkan pengampunan dosa.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِى بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ
عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ
فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنَ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ
بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنَ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِى كَانَ بَلَغَ مِنِّى.
فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلأَ خُفَّهُ مَاءً ثُمَّ أَمْسَكَهُ بِفِيهِ حَتَّى رَقِىَ
فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ ». قَالُوا يَا رَسُولَ
اللَّهِ وَإِنَّ لَنَا فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ لأَجْرًا فَقَالَ « فِى كُلِّ
كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ »
“Ketika
seorang laki-laki sedang berjalan, dia merasakan kehausan yang sangat, lalu dia
turun ke sumur dan minum. Ketika dia keluar, ternyata ada seekor anjing sedang
menjulurkan lidahnya menjilati tanah basah karena kehausan. Dia berkata,
‘Anjing ini kehausan seperti diriku.’ Maka dia mengisi sepatunya dan
memegangnya dengan mulutnya, kemudian dia naik dan memberi minum anjing itu.
Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.” Para sahabat bertanya, “Ya
Rasulullah, apakah kita bisa meraih pahala dari binatang?” Beliau menjawab,
“Setiap memberi minum pada hewan akan mendapatkan ganjaran.” (HR. Bukhari no. 2363 dan Muslim no. 2244).
Juga dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَنَّ
امْرَأَةً بَغِيًّا رَأَتْ كَلْبًا فِى يَوْمٍ حَارٍّ يُطِيفُ بِبِئْرٍ قَدْ
أَدْلَعَ لِسَانَهُ مِنَ الْعَطَشِ فَنَزَعَتْ لَهُ بِمُوقِهَا فَغُفِرَ لَهَا
“Ada
seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik.
Anjing itu menngelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena
kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia
pun diampuni karena amalannya tersebut.”
(HR. Muslim no. 2245).
Beberapa faedah dari hadits di atas:
1- Yang dimaksud dengan hewan yang ditolong
adalah hewan yang dihormati yang tidak diperintahkan untuk dibunuh. Memberi
minum pada hewan itu akan meraih pahala. Memberi makan juga termasuk bentuk
berbuat baik padanya. Demikian penjelasan dari Imam Nawawi dalam Syarh Shahih
Muslim (14: 214).
2- Boleh bersafar seorang diri tanpa
membawa bekal selama tidak khawatir kesulitan berat saat safar. (Fathul Bari,
5: 42).
3- Hadits di atas juga berisi motivasi
untuk berbuat baik pada manusia. Jika dengan memberikan minum pada anjing bisa
mendapatkan pengampunan dosa, maka memberi minum pada manusia tentu pula akan
mendapatkan pahala yang besar. (Idem)
4- Boleh memberikan sedekah sunnah pada
orang musyrik selama tidak ada yang muslim. Namun jika ada, ia lebih berhak.
(Idem)
5- Jika ada hewan yang butuh minum, manusia
pun demikian, maka manusia yang lebih didahulukan. (Idem)
6- Memberikan minum pada hewan yang
membutuhkan termasuk pula anjing akan menuai pahala dan terhapusnya dosa.
7- Besarnya karunia Allah dan keluasan
rahmat-Nya. Dia membalas dengan balasan yang besar atas perbuatan yang sedikit.
Allah mengampuni dosa orang tersebut hanya dengan sedikit perbuatan, yaitu
dengan memberi minum anjing.
8- Seorang muslim pelaku dosa besar tidak
divonis kafir. Bisa jadi Allah mengampuni dosa besar tanpa taubat karena dia
melakukan kebaikan yang dengannya Allah mengampuninya. Wanita pezina itu
diampuni bukan karena taubatnya, namun karena dia memberi minum anjing,
sebagaimana hal itu jelas terlihat dari hadits. Tidak mengkafirkan seorang muslim karena suatu dosa adalah sesuatu yang
ditetapkan di dalam syariat Taurat, juga dalam syariat Islam.
Fakta Tentang Adzan
Fakta Tentang Adzan
Setiap hari suara adzan selalu berkumandang, terlebih bagi negara yang
mayoritas umatnya beragama islam. Apabila telah dikumandangkan, wajib
hukumnya umat muslim di dunia untuk melaksanakan sholat. Dibalik
merdunya suara Adzan yang berkumandang, ada keistimewaan tersendiri dari
adzan, sehingga bagi muadzin (orang yang menyerukan azan) sekalipun,
Allah telah menjanjikan pahala kepadanya. Di balik keistimewaannya,
adzan juga menyimpan fakta unik.
1. Kalimat penyeru yang mengandung kekuatan dahsyat
Begitu adzan berkumandang, kaum muslim yang benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah akan segera bergegas ke masjid menunaikan salat. Tanpa sadar syaraf akan memerintahkan tubuh untuk segera menunaikan salat.
Begitu adzan berkumandang, kaum muslim yang benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah akan segera bergegas ke masjid menunaikan salat. Tanpa sadar syaraf akan memerintahkan tubuh untuk segera menunaikan salat.
Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak umat muslim mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi). Seakan suara khas adzan telah tertanam dalam alam bawah sadar setiap muslim. Sehingga ketika mendengarnya, indra-indra tubuh mereka lalu bergerak untuk salat. Suara adzan seakan telah menyentuh fitrahnya untuk beribadah.
2. Banyak non-muslim yang menjemput hidayah setelah mendengar adzan
Banyak kisah perjalanan hidup kaum mualaf hingga akhirnya menemukan hidayah yang seringkali menyentuh nurani. Berbagai sebab mereka akhirnya masuk Islam. Salah satu sebab yang sering terjadi adalah suara adzan yang didengar mereka, telah menggetarkan hari dan kesadaran terdalam untuk mengucap syahadat. Seakan fitrah Islam dalam diri mereka terbangkitkan melalui alunan adzan itu.
Kementerian Urusan Agama Turki pernah melansir sedikitnya 634 orang telah masuk Islam selama tahun 2011, termasuk 467 wanita, yang berusia rata-rata 30 sampai 35 tahun, dan berasal dari kebangsaan yang berbeda mulai dari Jerman, Maldiva, Belanda, Perancis, Cina, Brasil, AS, Rumania dan Estonia. Mereka adalah turis-turis yang tengah melancong ke Turki.
Di kota Kayseri Turki sendiri, sedikitnya 14 orang telah masuk islam selama empat tahun terakhir, termasuk 10 wanita. Grand Mufti kota Kayseri, Syaikh Ali Marasyalijil menyebutkan umumnya mereka masuk Islam setelah tersentuh mendengar alunan adzan.
Rapper papan atas Amerika Serikat, Chauncey L Hawkins yang populer disapa Loon bahkan mengakui masuk Islam setelah mendengar suara adzan saat dirinya tengah berkunjung ke Abu Dhabi, Dubai.
Masih banyak lagi kisah menyentuh mualaf yang masuk Islam setelah mendengar alunan kumandang adzan.
3. Perintah adzan datang melalui mimpi
Pada awalnya Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam tidak tahu dengan cara yang digunakan untuk mengingatkan umat muslim bila waktu salat tiba. Ada sahabat yang menyampaikan usul untuk mengibarkan bendera, menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan membunyikan lonceng. Semua saran itu dianggap kurang cocok.
Hingga datanglah sahabat, Abdullah bin Zaid radiyallahu'anhu yang bercerita jika dia mimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan seperti saat ini. Lalu dikabarkanlah perihal mimpi ini kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam. Umar bin Khathab radiyallahu'anhu mendengar hal itu dan ternyata dia juga mengalami mimpi yang sama. ”Demi Tuhan yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi)”. Lalu Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: ”Segala puji bagimu.”
Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam menyetujui untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu sebagai tanda waktu salat tiba.
4. Dikumandangkan saat peristiwa-peristiwa bersejarah
Selain digunakan untuk menandakan waktu salat tiba, adzan juga dikumandangkan pada momen-memen penting dan bersejarah. Misalnya ketika seorang bayi lahir. Selain itu, saat peristiwa penting dalam Islam terjadi, adzan juga berkumandang. Ketika pasukan Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam berhasil menguasai Makkah dan berhala-berhala di sekitar ka’bah dihancurkan, Bilal bin Rabbah radiyallahu'anhu mengumandangkan adzan dari atas Ka’bah.
Peristiwa lain, ketika Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman yang mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, beberapa perajurit Ottoman masuk ke dalam lalu mengumandangkan adzan sebagai tanda kemenangan mereka.
5. Miliaran kali dikumandangkan sejak 14 abad lalu
Adzan dikumandangkan 5 kali sehari. Semenjak adzan pertama kali dikumandangkan 14 abad lalu hingga saat ini, tak dapat dihitung berapa juta kali adzan telah berkumandang.
Anggaplah setahun 356 hari. Jika 14 abad adalah 1400 tahun, maka 1400 tahun x 356 hari = 511000 hari. Dalam satu hari, adzan 5x dikumandangkan. Sehingga sedikitnya adzan telah dikumandangkan 2.555.000 kali. Jika dalam satu hari ada 1 juta muslim di dunia yang mengumandangkan adzan, jadi adzan telah dikumandangkan sebanyak 2.555.000.000.000 kali. Subhanallah!
6. Tak henti dikumandangkan hingga kiamat
Bumi berbentuk bulat. Ini menyebabkan terjadi perbedaan waktu solat pada setiap daerah. Ketika adzan telah selesai berkumandang di satu daerah, maka selanjutnya adzan berkumandang di daerah lain.
Satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula Sumatera.
Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.
Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul.
Begitu seterusnya adzan terus berkumandang di bumi dan tidak pernah berhenti hingga kiamat terjadi. Subahanallah.
Fakta Ilmiah Dibalik Rahasia Sunnah Nabi
Fakta Ilmiah Dibalik Rahasia Sunnah Nabi
![]() |
| Gambar : Infokajiansunnah.com |
Sebagai umat Muslim sudah sepatutnyalah kita meneladani sunnah - sunnah baginda Nabi Muhammad sholallahu 'alaihi wasallam dalam kehidupan sehari - hari. Definisi sunnah adalah segala perkataan, perbuatan, ketetapan maupun hal lainnya yang datangnya dari Nabi. Karena beliau merupakan suri tauladan yang sangat baik bagi umat manusia.
Tahukah Anda, bila kita senantiasa menerapkan sunnah Nabi dalam kehidupan sehari - hari, Insya Allah akan memberikan dampak yang sangat baik bagi jasmani / kesehatan badan dan sekaligus rohani kita. Selain itu juga hidup menjadi lebih berkah dan Insya Allah mendapat syafaat dari Nabi di akhirat nanti. Aamiin...
Langsung saja saya akan bahas satu persatu alasan ilmiah serta fakta - fakta menarik di balik sunnah-sunnah Nabi
(dimulai dari bangun tidur sampai tidur kembali) yang membawa dampak
positif bagi kehidupan umatnya yang senantiasa istiqomah tetap
menjalankan sunnah - sunnah beliau :
1. Bangun Pada Sepertiga Malam atau Sebelum Subuh
- Salah satu hadits Rosululloh :
Dalam sebuah hadits shahih Rosululloh bersabda : "umatku ini diberkati ketika bangun pagi - pagi." (HR. Ath-Thabrani).
- Alasan ilmiah dan manfaat bangun di waktu pagi hari :
2. Melancarkan peredaran darah.
3. Membantu menurunkan kolesterol jahat.
4. Membantu merangsang pembentukkan hormon serotonin dalam tubuh yang fungsinya menjaga keseimbangan mental dan suasana hati (mood) yang baik.
5. Membantu pembentukkan sel darah baru.
6. Tubuh lebih sehat dan bugar.
7.
Kadar gas ozon (O3) yang terdapat pada udara di pagi hari mencapai
titik tertinggi. Kadar gas ini akan berkurang secara perlahan hingga
hilang sama sekali begitu matahari terbit. Gas ini sangat bermanfaat
bagi organ - organ saraf, karena dapat mengaktifkan kerja otak dan otot
tubuh secara optimal.
2. Larangan Makan dan Minum Sambil Berdiri
- Hadits Rosululloh :
Nabi
Sholallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Jangan kalian minum sambil
berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!" (HR. Muslim)
Dari
Anas dan Qatadah radhiallaahu 'anhuma, dari Rosululloh sholallahu
'alaihi wasallam : "Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil
berdiri". Qatadah berkata : "Bagaimana dengan makan?" Beliau menjawab :
"Itu lebih buruk lagi". (HR. Muslim dan At Turmudzi)
Dua
hadits diatas telah menerangkan bahwa betapa pentingnya makan dan minum
dalam keadaan tidak berdiri, selain sebagai bentuk etika sopan santun
dalam makan dan minum, ternyata terdapat alasan ilmiah larangan makan
dan minum sambil berdiri.
- Alasan ilmiah larangan makan dan minum sambil berdiri :
Tubuh
manusia terdapat suatu jaringan penyaring (filter). Atau disebut juga
sfringer, adalah struktur maskuler (berotot) yang dapat membuka
(sehingga air kemih dapat lewat) dan menutup kembali. Ginjal memiliki
"pos - pos" penyaringan. Saat Anda minum, air akan disalurkan menuju
"pos - pos" tersebut.
Sfringer
ini akan terbuka pada saat Anda duduk, dan akan menutup saat Anda
berdiri. Karena itu, air yang Anda minum pada saat posisi berdiri akan
langsung masuk hingga ke kantong kemih tanpa melalui proses penyaringan.
Yang berakibat pada pengendapan di saluran ureter, maka hal ini dapat
memicu gangguan pada ginjal Anda.
Maka
sebaliknya, pada posisi duduk, sfringer akan terbuka dan memprosesnya
lebih dulu sebelum disalurkan ke berbagai organ lainnya. Kemudian diolah
lagi hingga air masuk ke kantong kemih.
3. Anjuran Makan Dengan Menggunakan Tangan (Tanpa Sendok dan Garpu)
- Salah satu hadits Rosululloh :
Dari
'Umar bin Abi Salamah radhiallahu 'anhu dia berkata : Dulu aku adalah
anak kecil yang berada di bawah pengasuhan Rosulluloh shallallahu
'alaihi wasallam. Ketika makan, tanganku berpindah - pindah kesana
kemari diatas piring. Maka beliau bersabda kepadaku :"Wahai nak,
sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah yang
ada didekatmu." (HR. Al-Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022)
- Alasan Ilmiah Makan Dengan Menggunakan Tangan (Tanpa Sendok dan Garpu) :
Seperti
dijelaskan Prof. Dr. Abdul Busith Muhammad As-Sayyid dalam buku "Inilah
Makan Rosululloh Sholallahu 'Alaihi Wasallam." Sebagai berikut :
"Fakta berikutnya, makan dengan menggunakan tangan ternyata bisa lebih sehat daripada makan dengan sendok. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan tangan kita terdapat sebuah enzim, yaitu enzim RNase yang dapat menurunkan aktivitas bakteri - bakteri patogen yang terdapat pada tangan kita sewaktu kita makan. Ketika kita menyuap makanan dengan tangan, bakteri yang terdapat pada makanan dapat terikat enzim RNase yang dihasilkan oleh tangan kita. Jangan lupa untuk cuci tangan dulu sebelum makan tentunya.
4. Larangan Meniup Makanan dan Minuman Yang Panas
- Salah satu hadits Rosululloh :
Sebagaimana
dikatakan dalam hadits Ibnu Abbas menuturkan : "Bahwasanya Nabi
Sholallahu 'alaihi wasallam melarang bernafas pada bejana minuman atau
meniupnya". (HR. At Turmudzi)
- Alasan ilmiah larangan meniup makanan dan minuman yang panas :
Apabila
kita meniup makanan atau minuman yang panas atau bahkan kita
menghembuskan nafas ke dalam gelas pada saat kita minum, maka kita akan
mengeluarkan karbondioksida (CO2) yang apabila bercampur dengan air
(H2O), maka akan membentuk H2CO3 (sama dengan cuka), yang dapat merubah
sifat air minuman menjadi senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang
bersifat asam.
Ketika
makanan atau minuman kita tiup, lalu karbondioksida dari mulut akan
mengikat uap dari makanan / minuman dan akan menghasilkan asam karbonat
yang akan mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga akan
menyebabkan darah menjadi lebih asam dari yang seharusnya, sehingga pH
dalam darah menurun.
5. Larangan Memakai Perhiasan Emas dan Sutera Bagi Pria
- Salah satu hadits Rosululloh :
Dari
Abu Musa, Rosululloh sholallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Emas dan
sutera dihalalkan bagi para wanita dari umatku, namun diharamkan bagi
para pria." (HR. An Nasa'i dan Ahmad)
- Alasan ilmiah pria dilarang memakai perhiasan emas :
Para
ahli fisika telah menyimpulkan bahwa partikel atom yang terdapat pada
emas mampu menembus ke dalam jaringan kulit dan terus akan masuk ke
dalam darah manusia. Seandainya para pria mengenakan emas dalam jumlah
tertentu dan jangka waktu yang lama, maka akan memberikan dampak yaitu ;
di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam prosentase
yang melebihi batas (dikenal dengan istilah "migrasi emas").
Apabila hal ini terjadi, maka akan menimbulkan penyakit Alzheimer, yaitu ; suatu keadaan dimana orang tersebut kehilangan seluruh kemampuan mental dan fisik. Dan akan menjadikannya seperti anak kecil. Alzheimer bukanlah penuaan normal, melainkan penuaan paksaan atau terpaksa. Dan tahukah Anda mengapa Islam membolehkan wanita untuk mengenakan perhiasan emas? Karena perlu kita ketahui bersama bahwa wanita tidak menderita masalah ini, karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut akan keluar dari tubuh wanita melalui haid / menstruasi (datang bulan).
Apabila hal ini terjadi, maka akan menimbulkan penyakit Alzheimer, yaitu ; suatu keadaan dimana orang tersebut kehilangan seluruh kemampuan mental dan fisik. Dan akan menjadikannya seperti anak kecil. Alzheimer bukanlah penuaan normal, melainkan penuaan paksaan atau terpaksa. Dan tahukah Anda mengapa Islam membolehkan wanita untuk mengenakan perhiasan emas? Karena perlu kita ketahui bersama bahwa wanita tidak menderita masalah ini, karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut akan keluar dari tubuh wanita melalui haid / menstruasi (datang bulan).
6. Rutin Dalam Mencukur Bulu Kemaluan
- Salah satu hadits Rosululloh :
"Ada
lima hal termasuk fitrah ; khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut
bulu ketiak, memotong kuku dan memangkas kumis". (HR. Bukhari dan
Muslim)
- Alasan ilmiah mencukur bulu kemaluan :
1. Sehat
Mencukur bulu kemaluan secara rutin dapat menghindari seseorang dari berbagai infeksi atau penyakit kulit.
2. Terhindar dari bau
Seseorang
yang rutin mencukur bulu kemaluannya juga akan terhindar dari bau
akibat dari bercampurnya keringat, bakteri dan panas.
3. Meningkatkan sensitivitas saat bercinta
Mengutip dari Health Me Up , disekitar
area selangkangan sangat sensitif terhadap sentuhan. Namun, bulu
kemaluan yang tidak dicukur (dibiarkan panjang) dapat membatasi kontak
langsung dengan kulit sensitif tersebut. Dengan mencukurnya, maka dapat
membuat pasangan suami istri lebih mudah untuk saling memberi stimulasi
di area tersebut.
4. Terhindar dari kutu kelamin
Kutu
ini sering hidup pada area kemaluan manusia. Kutu ini hidup dan
berkembang biak pada area yang berbulu lebat dan lembab. Lihat
penjelasannya disini.
8. Mencelupkan Lalat Yang Mampir ke Dalam Minuman
- Hadits Rosululloh :
Dari Abu Said Al-Khudri dari Rosululloh bersabda : "Sesungguhnya pada salah satu diantara dua sayap lalat itu terdapat racun dan sayap lainnya terdapat obat penawarnya. Apabila lalat jatuh di makanan, maka celupkanlah karena lalat mengedepankan racun dan mengakhirkan obat penawarnya". (HR. Ahmad)
- Alasan ilmiah mencelupkan lalat yang mampir ke dalam minuman :
Isi sel tersebut ternyata adalah penangkal patogen (zat pembawa penyakit) yang dibawa lalat dalam tubuhnya. Artinya, ketika kita mencelupkan lalat, ternyata bermakna untuk mencegah bibit penyakit masuk ke dalam tubuh manusia.
9. Anjuran Kencing Sambil Duduk / Jongkok (bagi pria)
Dalam perkara ini, Rosululloh menganjurkan untuk kencing dalam keadaan duduk atau jongkok, namun beliau juga tidak melarang untuk kencing sambil berdiri bagi para pria. Berikut penjelasannya.
'Abdurrahman bin Hasanah mengatakan, "Nabi shollallahu 'alaihi wasallam pernah keluar bersama kami dan ditangannya terdapat sesuatu yang berbentuk perisai, lalu beliau meletakkannya kemudian beliau duduk lalu kencing menghadapnya". (HR. Abu Daud)
Hadits berikut ini menceritakan bahwa Nabi shollallahu 'alaihi wasallam pernah kencing sambil berdiri. Diriwayatkan Bukhari dalam kitab shahihnya pada Bab "Kencing dalam keadaan Berdiri dan Duduk".
Dalam perkara ini, Rosululloh menganjurkan untuk kencing dalam keadaan duduk atau jongkok, namun beliau juga tidak melarang untuk kencing sambil berdiri bagi para pria. Berikut penjelasannya.
- Hadits Rosululloh :
'Abdurrahman bin Hasanah mengatakan, "Nabi shollallahu 'alaihi wasallam pernah keluar bersama kami dan ditangannya terdapat sesuatu yang berbentuk perisai, lalu beliau meletakkannya kemudian beliau duduk lalu kencing menghadapnya". (HR. Abu Daud)
Hadits berikut ini menceritakan bahwa Nabi shollallahu 'alaihi wasallam pernah kencing sambil berdiri. Diriwayatkan Bukhari dalam kitab shahihnya pada Bab "Kencing dalam keadaan Berdiri dan Duduk".
"Nabi shollallahu 'alaihi wasallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah milik suatu kaum. Lalu beliau shollallahu 'alaihi wasallam kencing sambil berdiri. Kemudian beliau minta diambilkan air. Aku pun mengambilkan beliau air, lalu beliau berwudhu dengannya". (HR. Bukhari no. 224 dan Muslim no. 273)
- Alasan ilmiah kencing sambil jongkok :
Berbeda dengan orang yang kencing dalam keadaan jongkok, dalam keadaan bersinggung tulang paha dikiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Hal ini memudahkan aliran air kencing mudah mengalir sampai habis dan memudahkan untuk menekan buah zakar sambil mengejan. Dengan cara ini, air kencing akan keluar sampai habis dan kekuatan sekitar otot zakar dapat terpelihara dengan baik. Ketika kencing sambil berdiri kadang ada rasa tidak puas, karena masih terdapat sisa air di dalam kantong zakar dan telur zakar di bawah batang zakar. Berkemungkinan besar dapat menyebabkan kencing batu.
Batu karang yang terdapat di dalam ginjal atau kantong kemih dikarenakan sisa - sisa air kencing yang tidak habis keluar. Endapan - endapan air kencing pun lama - kelamaan semakin mengeras atau mengkristal seperti batu karang.
10. Tidur Menghadap Menghadap Kanan
Sebenarnya masih banyak sunnah - sunnah Nabi yang lainnya selain yang sudah saya jelaskan diatas. Mudah - mudahan dapat bermanfaat bagi sobat blogger. Tunggu artikel saya berikutnya mengenai manfaat gerakan dalam Sholat dan juga manfaat wudhu bagi kesehatan.
- Salah satu hadits Rosululloh :
- Alasan ilmiah tidur menghadap kanan :
Sebenarnya masih banyak sunnah - sunnah Nabi yang lainnya selain yang sudah saya jelaskan diatas. Mudah - mudahan dapat bermanfaat bagi sobat blogger. Tunggu artikel saya berikutnya mengenai manfaat gerakan dalam Sholat dan juga manfaat wudhu bagi kesehatan.
11 Kumpulan Info Unik Seputar Islam
11 Kumpulan Info Unik Seputar Islam
2. Penyakit dan Obatnya Ada Pada Sayap Lalat
Nabi pernah bersabda perihal sayap lalat, seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, "Jika seekor lalat jatuh dalam air minuman salah seorang di antara kamu, maka hendaklah ia membenamkannya (sekalian untuk) kemudian mengangkatnya lagi. Sesungguhnya pada salah satu sayap lalat terdapat penyakit dan di sayap lain juga terdapat obat penawar." Abu Daud menambahkan dalam riwayat hadist yang lain, "Sesungguhnya lalat melindungi dirinya dengan sayap yang beracun."
3. 5 Hal yang Tidak Diketahui Siapapun
Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dan Imam Ahmad menyebutkan bahwa kunci keghaiban itu ada lima hal. Dalam hal ini, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah swt. Lima hal tersebut yaitu:
- Tidak ada yang tahu apa yang dikandung dalam rahim seseorang;
- Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari;
- Tidak ada seorang pun yang tahu kapan hujan akan turun;
- Tidak ada yang tahu pula di bumi mana seseorang akan meninggal;
- Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kiamat akan terjadi.
Menurut Maulana Wahiduddin Khan, Adam adalah manusia pertama di dunia ini sekaligus nabi pertama. Setelah itu, baru diikuti sederetan panjang nabi-nabi hingga terakhir adalah Imam Mahdi. Menurut ulama dari India, jumlah seluruh utusan Allah itu adalah 124.000, diantaranya 25 rasul, 315 nabi yang lahir dari berbagai negara dan kebangsaan yang beragam.
5. Ilmu yang Terkandung di Dalam Al-Quran
Imam Al-Ghazali (505 H), ulama terkemuka abad ke-6 Hijriyah menulis, "Sesungguhnya Al-Quran itu merangkum 77.200 ilmu, karena pada setiap perkataannya ada ilmu dan ilmu itu berlipat ganda empat kali karena pada setiap perkataan itu ada yang zahir, batin, pembatas, dan pemula.
6. Penemu Benua Amerika
Selama ini kita mengenal Christopher Columbus sebagai penemu benua Amerika setelah dia menginjakkan kaki di benua tersebut pada 12 Oktober 1492. Tetapi menurut catatan sejarah dan ahli geografi Muslim Al-Mas'udi (871-957 M), Khashkhas Ibn Said Ibn Aswad (navigator Muslim dari Cordoba di Andalusia) justru telah sampai di benua Amerika jauh-jauh sebelumnya, yakni tahun 889 M.
7. Manfaat Wudhu untuk Kesehatan Gigi dan Kulit
Menurut Dr. Abdul Wahid, seorang pakar kedokteran dari Universitas Kairo, berpendapat bahwa wudhu yang dilakukan sebanyak lima kali dalam sehari dapat membersihkan kulit dari kotoran dan debu, sehingga baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, dalam penemuan ilmu medis mutakhir menyebutkan bahwa wudhu memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Karena selain menggosok gigi, kita juga perlu berkumur dengan air.
8. Wudhu untuk Mencegah Masuknya Kuman
Masih seputar wudhu, Dr. Mustafa Suhatah pada Kongres Antar Negara-Negara Islam tentang Kesehatan dalam Perspektif Al-Quran dan As-Sunnah di Kairo menyebutkan bahwa menghirup air ke dalam hidung ketika berwudhu, yang hukumnya sunnah, ternyata sangat bermanfaat untuk mencegah berbagai kuman masuk ke tubuh. Karena, rongga hidung merupakan salah satu sarang kuman. Hal ini juga dibenarkan dan dibuktikan dalam perspektif ilmu biologi.
9. Wanita Haid Dilarang Bersetubuh
Mengapa demikian? Berdasarkan firman Allah Surah Al-Baqarah: 222, alasannya karena pada masa haid sangat rawan akan penyakit dan bakteri yang mudah menyerang rahim yang sedang lemah. Menurut Dr. Muhammad Syarqawi, saat itu daya tahan rahim tidak berfungsi sehingga bakteri tumbuh subur, bahkan penyakit dapat menyebar ke leher rahim, sehingga dapat menutup salurannya yang berdampak pada proses pembuahan ke rahim. Akibatnya adalah kemandulan seseorang atau kehamilan di luar rahim.
10. Kunci Surga
Diriwayatkan oleh Baiquni dari Muadz bin Jabal bahwa Rasulullah bersabda kepadanya sewaktu beliau mengutusnya ke Yaman. "Sesungguhnya kamu nanti akan bertemu dengan kaum ahli Kitab, lalu mereka akan bertanya kepadamu tentang kunci surga. Jawablah bahwa kuncinya adalah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah."
11. Empat Orang yang Dirindukan Surga
Jika kamu mau dirindukan surga, cobalah perhatikan hadist Rasulullah saw. berikut itni. "Surga itu rindu kepada empat orang: Pembaca Al-Quran, pengekang lidah, pemberi makan kepada orang-orang lapar dan yang berpuasa di bulan Ramadhan."






